
detikpedia.com – Legenda besar AFC Ajax, Johan Cruyff, dikenal sebagai sosok yang selalu menuntut kesempurnaan dalam setiap lini permainan. Kini, wacana mencari pesaing bagi Maarten Paes untuk posisi kiper utama kembali mengemuka. Ajax ingin memastikan persaingan internal tetap sehat demi menjaga kualitas tim di musim 2026.
🔎 Evaluasi Performa Maarten Paes Musim 2026

Maarten Paes tampil cukup konsisten sepanjang musim, dengan sejumlah penyelamatan penting di laga krusial. Namun, dalam beberapa pertandingan besar, distribusi bola dan pengambilan keputusan di bawah tekanan masih menjadi sorotan.
Ajax yang mengusung filosofi menyerang dari lini belakang membutuhkan kiper yang bukan hanya tangguh menjaga gawang, tetapi juga nyaman mengalirkan bola dan memulai build-up play dengan akurat.

🆕 Kriteria Kiper Ideal Versi Filosofi Total Football
Filosofi yang diwariskan Cruyff menekankan teknik, kecerdasan, dan keberanian bermain. Karena itu, kiper ideal Ajax harus memiliki:
- Refleks cepat dan positioning presisi
- Kemampuan bermain dengan kaki
- Mental kuat di laga besar
- Komunikasi aktif dengan lini belakang
Kiper modern di Ajax diharapkan menjadi bagian integral dari sistem permainan, bukan sekadar penjaga gawang konvensional.
⚽ Dampak Persaingan bagi Masa Depan Ajax
Persaingan di posisi kiper diyakini akan meningkatkan performa tim secara keseluruhan. Jika Ajax berhasil mendatangkan pesaing sepadan, Paes akan terdorong tampil lebih maksimal. Sementara itu, tim mendapatkan kedalaman skuad yang lebih solid untuk menghadapi kompetisi domestik dan Eropa.
Langkah ini menunjukkan komitmen Ajax untuk terus berkembang dan menjaga standar tinggi yang telah menjadi identitas klub selama puluhan tahun.


